Category: Berita

  • Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik Lewat Operasi Ketupat Musi 2026

    Kapolda Sumsel Pastikan Pelayanan Maksimal bagi Pemudik Lewat Operasi Ketupat Musi 2026

    PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho memastikan pelayanan maksimal bagi para pemudik selama arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, yang resmi dimulai dalam Apel Gelar Pasukan di Halaman Griya Agung Palembang, Kamis (12/3/2026). Apel gelar pasukan tersebut menjadi penanda kesiapan jajaran Polda Sumsel bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam memberikan pengamanan sekaligus pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran. Sekitar 1.000 personel gabungan mengikuti apel tersebut sebagai representasi kesiapan lintas sektor dalam mendukung kelancaran operasi. Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026,

    Polda Sumsel dan Polres/Polrestabes jajaran melibatkan total 2.361 personel. Ribuan personel tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik, beribadah, dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar. Apel gelar pasukan dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membacakan amanat Kapolri di hadapan seluruh peserta apel. Dalam rangkaian kegiatan itu, Kapolda Sumsel bersama Gubernur Sumsel melakukan penyematan pita Operasi Ketupat Musi 2026 kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi pengamanan Lebaran secara resmi.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, para pejabat utama Polda Sumsel, unsur pimpinan TNI, pejabat daerah, serta jajaran Forkopimda Sumsel. Kehadiran seluruh unsur tersebut menegaskan kuatnya sinergi antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat selama periode Lebaran. Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Gubernur Sumsel, ditegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta soliditas koordinasi lintas sektoral sebelum operasi dilaksanakan. Kesiapan itu dinilai sangat penting mengingat mobilitas masyarakat pada masa Lebaran diperkirakan meningkat signifikan.
    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

    Sinergi Strategis Polda Sumsel  Dengan Pertamina Patra Niaga Bikin Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM:

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM: Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga

    Mudik Nyaman Tanpa Khawatir BBM: Sinergi Strategis Polda Sumsel & Pertamina Patra Niaga

    Guna memastikan stabilitas energi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memperkuat sinergi strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

    Pertemuan yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12/3), dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, beserta jajaran manajemen regional. Dari pihak kepolisian, hadir pula Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dirintelkam, serta Dirreskrimsus

    Poin Strategis Pengamanan & Distribusi:
    • Antisipasi Antrean SPBU: Penanganan khusus pada jalur lintas keluar kota seperti Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin guna mencegah kemacetan dan keresahan warga.
    • Pengawasan Ketat Distribusi: Penindakan tegas terhadap praktik penimbunan, penggunaan kendaraan modifikasi, serta segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM.
    • Pemetaan Jalur Mudik: Menjamin ketersediaan pasokan di jalur tol fungsional, arteri utama, hingga rest area selama periode Operasi Ketupat Musi 2026.
    • Keamanan Objek Vital: Penguatan pengamanan pada depot dan sarana distribusi energi sebagai aset strategis nasional.

    Pernyataan Resmi Pimpinan:
    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.:
    “Distribusi BBM menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi. Polda Sumsel siap hadir mengamankan setiap titik, mulai dari depot hingga SPBU.”

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.:
    “Sinergi ini memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat Sumatera Selatan.”

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel#humaspolri #kapoldasumsel

    #nyagobumisriwijayaamanbae NYAGO BUMI SRIWIJAYA AMAN BAE

  • Wakapolri Jelaskan Strategi Rekayasa Lalin Saat Arus Mudik 2026

    Wakapolri Jelaskan Strategi Rekayasa Lalin Saat Arus Mudik 2026

    Jakarta – Pemerintah memprediksi Lebaran 2026 akan melibatkan sedikitnya 143,9 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik. Menanggapi skala pergerakan massa yang masif tersebut, Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan161 ribu personel gabungan dari berbagai instansi terkait.
    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan strategi rekayasa lalu lintas telah disusun secara matematis berdasarkan data traffic counting secara real-time. Pihaknya akan menerapkan kebijakan rekayasa lalin sesuai sesuai indikator data lalu lintas tersebut.

    “Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan melalui mekanisme koordinasi lintas sektoral yang sangat ketat. Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur tol maupun arteri dengan indikator yang terukur,” kata Dedi saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

    Polri Kawal Harga Pangan Jelang Lebaran, Siap Tindak Tegas Jika Ada Anomali
    Dedi memastikan setiap kebijakan lalu lintas yang diambil akan disosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi setidaknya dilakukan 2 jam sebelum eksekusi.

    “Setiap kebijakan akan kami sosialisasikan kepada publik paling lambat dua jam sebelum eksekusi agar masyarakat memiliki waktu untuk menyesuaikan perjalanan mereka,” ujarnya.

    Sementara, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan pemerintah telah menyiapkan pengamanan berupa jalur fungsional untuk mengurai titik-titik jenuh. Sebanyak 10 ruas tol fungsional di Jawa-Sumatera disiagakan.

    “Kami menyiagakan 10 ruas tol fungsional di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan untuk memecah arus. Selain itu, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif tol hingga 30% dan diskon tiket transportasi umum untuk mendorong distribusi pemudik agar tidak menumpuk di waktu puncak,” ungkap AHY.

    Selain fokus pada kelancaran arus, Operasi Ketupat 2026 juga menitikberatkan pada aspek keselamatan jiwa. Sebanyak 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu serta akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan darurat dan bengkel siaga.

    Pemerintah mengimbau agar para pemudik memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan panjang menuju kampung halaman.

    Dengan sinergi antar Kementerian Lembaga ini, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menciptakan perjalanan mudik tahun ini menjadi aman dan nyaman.

  • Kapolri : Anggota Terlibat Narkoba, Jangan Ragu .. Pecat !

    Kapolri : Anggota Terlibat Narkoba, Jangan Ragu .. Pecat !

    Kapolri Instruksikan Tindak Tegas Anggota Terlibat Narkoba: Jangan Ragu Pecat!
    ​Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan tegas terkait oknum kepolisian yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Beliau menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar hukum tersebut dan menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) bagi mereka yang terbukti bersalah

  • Menko Polkam Djamari Chaniago Seolah Polisi Tidak Melakukan Apa Apa

    Menko Polkam Djamari Chaniago Seolah Polisi Tidak Melakukan Apa Apa

    Menko Polkam Djamari Chaniago membela Polri, menyatakan bahwa meskipun publik sering menganggap polisi tidak melakukan apa-apa,
    kenyataannya anggota telah bekerja keras siang malam, bahkan tidak cuti, untuk melayani masyarakat. Sorotan tajam masyarakat kerap mengabaikan dedikasi dan banting tulang aparat di lapangan.
    Berikut poin-poin penting terkait narasi tersebut:
    Pembelaan Menko Polkam: Djamari menegaskan agar anggota Polri tidak berkecil hati atau kecewa atas anggapan publik dan meminta mereka membuktikannya dengan terus melayani.
    Kinerja Dilapangan: Anggota polisi diklaim bekerja tanpa kenal cuti, termasuk saat hari raya, untuk menjaga keamanan.
    Konteks Sorotan: Sorotan publik yang deras seolah polisi “tidak becus” atau “tidak bekerja” sering kali didasarkan pada ketidaktahuan atas upaya maksimal yang telah dilakukan. 
    Pernyataan ini muncul sebagai upaya memberikan dukungan moral kepada institusi Polri di tengah ketatnya pengawasan masyarakat

  • Polda Metro Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah untuk Cegah Perundungan

    Polda Metro Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah untuk Cegah Perundungan

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Kapolda Sumsel Pimpin Apel Pagi dan Pemeriksaan Senpi Personel di Mapolda Sumsel

    Palembang – Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memimpin langsung apel pagi personel di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (9/3/2026).Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan senjata api (senpi) beserta kelengkapannya guna memastikan kesiapsiagaan dan kedisiplinan personel dalam pelaksanaan tugas.

    Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira menengah, perwira pertama, hingga personel Bintara, Tamtama, dan PNS di lingkungan Polda Sumsel. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan komandan satuan kerja kepada Pamenwas, dilanjutkan dengan masuknya Kapolda Sumsel selaku perwira pengambil apel, menyanyikan lagu Mars Polri, penghormatan, laporan Pamenwas, pembacaan doa, serta arahan dari Kapolda Sumsel kepada seluruh peserta apel.

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan arahan Wakapolda Sumsel Rony Samtana terkait partisipasi personel dalam memberikan dukungan melalui fitur like dan komentar pada aplikasi Police-Tube sebagai bagian dari optimalisasi media internal Polri.
    Selanjutnya, Irwasda Polda Sumsel Feri Handoko Soenarso memberikan arahan terkait pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Subbid Propam Polda Sumsel guna memastikan seluruh senjata dinas digunakan sesuai prosedur serta dalam kondisi aman dan lengkap.

    Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan sampel gudang senjata di Ditreskrimum Polda Sumsel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

    #polripresisi #polriuntukmasyarakat #poldasumsel #humaspolri #kapoldasumsel

    @prabowo @gibran_rakabuming @listyosigitprabowo @shandinugroho95 @divisihumaspolri

  • Seskab Teddy ‘Pasang Badan’ di Tengah Kritik, Pengamat Sebut Sosoknya Sebagai Mediator Kebijakan Presiden dan Masyarakat

    Pengamat Sebut Seskab Teddy Berani ‘Pasang Badan’ di Tengah Kritik

    Peran Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dinilai semakin menonjol di tengah derasnya kritik publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pengamat menilai Teddy tampil di garis depan untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat.

    Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menyebut Teddy menunjukkan keberanian politik dengan tidak mengambil jarak dari polemik kebijakan. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan fungsi strategis Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik, terutama saat muncul perdebatan tajam di ruang publik.

    Igor mencontohkan ketika program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan publik. Dalam situasi tersebut, Teddy tampil memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai tujuan dan arah kebijakan pemerintah. Sikap ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga agar visi Presiden tidak terdistorsi oleh berbagai narasi yang berkembang.

    Lebih jauh, Igor menilai komunikasi aktif yang dilakukan Teddy mencerminkan peran Seskab tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga strategis dalam memastikan pesan kebijakan Presiden tersampaikan secara jelas kepada masyarakat. Di tengah tekanan kritik publik, kehadiran figur yang mampu menjelaskan visi Presiden secara langsung dinilai menjadi elemen penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.